MINYAK ZAITUN (Pengertian, Jenis, Kandungan, Proses, Manfaat, dan Cara memilih)

 

MINYAK ZAITUN

Minyak zaitun atau minyak olive (bahasa Inggris:Olive oil) adalah minyak yang didapat dari buah zaitun (Olea europaea), pohon tradisional dari basin Mediterania. Minyak zaitun berasal dari pohon zaitun yang tumbuh lambat, memiliki batang keriput dan abu-abu ramping dengan cabang pecah-pecah. 

Pohon zaitun bisa tumbuh hingga 50 meter di habitat alami mereka dan hidup selama lebih dari 500 tahun. 

Buah ini memiliki bentuk bulat gemuk dengan warna hijau ketika mentah dan berubah menjadi kekuning-kuningan ketika sudah mulai masak. Minyak dapat digunakan untuk memasakkosmetikobat herbal, dan sabun, dan juga sebagai bahan bakar untuk lampu minyak.



Jenis Minyak Zaitun


Sebelum masuk ke kandungannya, kami akan jelaskan dulu kalau jenis dari minyak zaitun itu sebenarnya ada banyak sekali. Mungkin orang mengira minyak zaitun itu ya satu jenis saja, padahal sebenarnya ada beberapa jenis dari minyak tersebut. Berikut ini kami akan jelaskan beberapa jenis dari minyak zaitun tersebut.

1. Extra Virgin Olive Oil

Ini adalah jenis yang terbaik dari minyak zaitun, di mana ini merupakan ekstrak dari perasan buah zaitun. Jadi ini didapat dari perasan pertama dari buah zaitun, dan memiliki kadar keasaman 1% saja.

2. Virgin

Jenis ini sebenarnya juga berasal dari perasan buah zaitun yang pertama, akan tetapi kadar keasamannya itu lebih tinggi. Di mana kadar keasaman untuk jenis Virgin itu adalah 3%.

3. Fino

Untuk jenis Fino ini sebenarnya adalah campuran dari dua jenis minyak, di mana merupakan campuran dari 2 jenis minyak zaitun. Jadi ini adalah campuran dari Extra Virgin dan juga jenis Virgin.

4. Pure

Untuk Pure ini adalah campuran dari minyak dengan jenis Virgin yang sudah diolah yang dicampurkan dengan minyak zaitun dengan jenis Extra Virgin.

5. Light

Untuk jenis terakhir ini adalah jenis minyak yang sudah tersaring sehingga warna dari minyak zaitun pun akan berubah juga.

Kandungan dalam Minyak Zaitun

Minyak zaitun itu adalah salah satu minyak yang menyehatkan, ini karena kandungan minyak zaitun yang sangat baik bagi tubuh. Tapi mungkin memang tidak banyak orang yang tahu kandungan dari minyak zaitun itu apa saja, padahal manfaatnya itu banyak. Berikut ini kami akan jelaskan kandungannya itu apa saja.

1. Omega 3 & Omega 6

Salah satu kandungan yang ada di dalam minyak zaitun yang memang sangat baik bagi tubuh itu adalah omega 3 dan juga omega 6 yang dapat meningkatkan kecerdasan otak. Ini adalah kandungan asam lemak yang memang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya, sehingga mengonsumsi minyak zaitun sangat menyehatkan. Inilah yang membuat mengganti minyak goreng dengan minyak zaitun itu adalah langkah yang tepat.

Selain dari minyak zaitun, Anda juga bisa mendapatkan kandungan omega 3 & 6 dengan mengonsumsi suplemen yang kaya akan omega 3 seperti Blackmores Omega Daily - Jantung Sehat - 90 Kaplet (Rp 339.166) yang dapat diperoleh dengan mudah melalui Jovee.

2. Antioksidan

Kandungan berikutnya yang juga sangat baik untuk tubuh kita itu adalah antioksidan yang sangatlah baik juga untuk tubuh. Karena antioksidan itu memang sangatlah penting untuk tubuh untuk bisa menangkal radikal bebas yang kita tahu sangatlah berbahaya. Nah dengan adanya antioksidan yang tinggi di dalam tubuh, maka beberapa penyakit berbahaya tersebut akan bisa dicegah.

3. Polifenol

Kandungan berikutnya dari minyak zaitun adalah Polifenol yang memang bisa memiliki peran untuk mencegah penyakit jantung. Itulah mengapa mengonsumsi minyak zaitun itu sangatlah baik untuk menjaga jantung tetap sehat. Itulah beberapa kandungan minyak zaitun yang baik untuk tubuh kita.

Proses Pembuatan Minyak Zaitun

Buah zaitun pada dasarnya memiliki dua warna utama yaitu hijau dan hitam, yang berbeda tingkat kematangannya. Buah zaitun hijau adalah buah yang mentah dan warna hitam tanda sudah matang. Jika Anda pernah melihat buah zaitun yang berwarna merah atau keunguan mirip anggur, ini tandanya buah zaitun sedang dalam proses menuju pematangan sempurna.
Meski namanya minyak, minyak zaitun sebenarnya adalah konsentrat lemak yang diperoleh dari proses pemerasan buah zaitun. Untuk dijadikan minyak, buah zaitun yang telah dipanen sebelumnya akan dicuci bersih dan kemudian akan dihancurkan.

Metode yang paling tradisional adalah dengan menumbuk buah di antara dua batu besar, seperti teknik mengulek. Akan tetapi, saat ini pabrik produsen minyak zaitun lebih sering menggunakan pisau baja untuk menumbuk buah sampai halus supaya bisa menghasilkan lebih banyak minyak.
Pasta yang dihasilkan dari buah lalu digiling untuk mengeluarkan tetesan minyak dalam proses yang disebut maserasi. Setelahnya, pasta zaitun akan diperas dalam mesin “blender” khusus, disebut centrifuge, untuk memisahkan minyak dan sari buah (air). Setelah air dikuras habis dari ekstrak zaitun, yang tersisa adalah minyak zaitun murni. Inilah yang kemudian dikemas dan diperjualbelikan di pasaran.

Manfaaat dalam minyak zaitun


Manfaat minyak zaitun untuk kesehatan
Manfaat minyak zaitun untuk wajah memang sudah tidak diragukan lagi. Namun, nyatanya minyak ini juga menawarkan segudang manfaat kesehatan lainnya. Jika Anda mulai dari sekarang mengganti asupan lemak jenuh dengan pasokan lemak sehat seperti dalam minyak zaitun, Anda dapat memperoleh sejumlah manfaat minyak zaitun untuk wajah dan kesehatan Anda secara keseluruhan, seperti:

1. Memelihara kesehatan jantung


Minyak buah zaitun menjadi bagian pokok yang tak bisa dilepaskan dari diet Mediteranian yang terbukti sehat bagi jantung. Pasien penyakit jantung yang menjalani diet Mediterania juga dikaitkan dengan risiko kematian yang rendah akibat penyakitnya.

2. Menekan resiko Alzheimer


Di negara-negara wilayah Mediterania yang tingkat konsumsi minyak zaitunnya sangat tinggi, seperti Yunani, total kasus penyakit Alzheimer ditemukan lebih rendah daripada di tempat lain di dunia.
Pasalnya, minyak buah zaitun mengandung senyawa fenolik unik oleocanthal dan MCT, “keluarga” asam lemak esensial, yang dilaporkan berpotensi mengurangi risiko penyakit Alzheimer atau demensia yang terkait dengan kondisi neurodegeneratif.

3. Memerangi pankreatitis akut


Para peneliti di University of Granada di Spanyol melakukan percobaan in vitro pada minyak buah zaitun. Hasilnya para peneliti menemukan bahwa komponen tertentu dalam minyak buah zaitun dapat melindungi tubuh dari infeksi akut. Ini karena minyak buah zaitun kaya asam oleat dan hidroksitirosol, yang memengaruhi perkembangan pankreatitis akut.

4. Menjaga kesehatan hati


Sejumlah penelitian terkait manfaat minyak zaitun juga menemukan bahwa minyak ini dapat melindungi kesehatan hati dari stres oksidatif, faktor risiko utama dari penyakit jantung, kanker, serta gangguan sistem kekebalan tubuh.
Stres oksidatif mengacu pada kerusakan sel yang berhubungan dengan reaksi kimia antara radikal bebas dan molekul lain di dalam tubuh.

5. Melindungi dari peradangan usus kronis


Ulcerative colitis adalah jenis peradangan usus kronis yang terbilang cukup umum. Para ilmuwan di University of East Anglia di Inggris mengatakan bahwa meningkatkan konsumsi minyak buah zaitun bisa membantu menangkis penyakit ini.
Peneliti memperkirakan bahwa hampir setengah dari kasus ulcerative colitis bisa dihindari jika tubuh menerima lebih banyak asam oleat, yang ditemukan dalam minyak zaitun. Asam oleat bekerja memblokir senyawa aktif dalam usus yang memperburuk peradangan akibat penyakit ini.

6. Memperbaiki rambut bercabang


Antioksidan tinggi yang terkandung dalam minyak zaitun — vitamin A dan E — dapat membantu memperbaiki rambut kering bercabang akibat paparan sinar matahari dan polusi.
Minyak zaitun menyerap jauh ke dalam akar rambut dan kulit kepala untuk memberikan kelembapan yang teramat dibutuhkan oleh rambut rusak dan perisai untuk melindungi batang rambut, serta menjaga agar rambut bervolume, tetap halus dan gampang diatur.
Cukup oleskan sedikit minyak zaitun ke kulit kepala dan ujung-ujung rambut yang masih sedikit basah, sehingga sisa air dapat membantu menyingkirkan sensasi lengket, lepek berminyak. 

7. Mengurangi ketombe


Anda dapat merasakan khasiat minyak zaitun untuk mengurangi rambut yang berketombe dengan mencampur sari lemon. Asam alami dalam jus lemon berperan mengikis lapisan ketombe (yang biasanya disebabkan oleh kulit kering terkelupas), sedangkan manfaat minyak zaitun untuk rambut ialah melembabkan lapisan kulit kepala baru di bawahnya.

Campurkan takaran yang seimbang antara sari lemon dan minyak zaitun, dengan tambahan sedikit air. Pijat pelan-pelan ke kulit kepala, tinggalkan selama 20 menit, bilas dan cuci dengan shampo. Gunakan perawatan ini seminggu sekali.

8. Menguatkan dan mengembalikan kilau alami rambut


Selain vitamin E dan K, minyak zaitun juga kaya akan vitamin A dan antioksidan. Kedua kandungan tersebut dapat melindungi keratin rambut dan menahan kelembapan rambut. Keratin itu sendiri merupakan protein pembentuk rambut, yang sekaligus berfungsi sebagai pelindung rambut dari stress dan kerusakan.

Manfaat minyak zaitun untuk rambut lainnya adalah untuk membilas minyak rambut berlebih yang dapat menghambat pertumbuhan folikel rambut baru dan menghambat pertumbuhan rambut.

9. Menurunkan resiko depresi


Orang yang banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak trans, seperti makanan cepat saji dan makanan ringan kemasan, dipercaya memiliki risiko yang lebih tinggi terkena depresi, dibandingkan dengan orang-orang yang menu makannya lebih sehat (kaya akan lemak tak jenuh tunggal). Penelitian melaporkan bahwa semakin banyak lemak trans yang dikonsumsi seiring waktu, semakin meningkat risiko Anda mengalami depresi.

Menurut sebuah studi yang dilakukan di Universitas Las Palmas de Gran Canaria di Spanyol dan dipublikasikan di PLoS ONE, khasiat minyak zaitun tampaknya berpotensi untuk mencegah dan/atau mengurangi risiko depresi.

10. Menurunkan resiko kanker payudara


Satu tim periset asal Universitat Autonoma de Barcelona di Spanyol menemukan bahwa manfaat minyak zaitun membawa potensi untuk melindungi tubuh dari kanker payudara. Khasiat minyak zaitun ini, menurut para peneliti, tidak ditemukan pada jenis minyak nabati lainnya. Minyak jagung, contohnya, malah ditemukan memiliki efek sebaiknya — meningkatkan keganasan sel tumor.

Hasil temuan ini didapat setelah mereka melakukan uji coba terhadap sel kultur sel kanker payudara yang diteteskan minyak zaitun. Minyak zaitun mengurangi aktivitas sel kanker tipe p21Ras, mencegah kerusakan DNA, dan mempercepat kematian sel tumor.

11. Menjaga berat badan sehat


Makan makanan berlemak telah lama dikaitkan dengan penambahan berat badan besar-besaran hingga bahkan obesitas. Namun meski minyak zaitun pada dasarnya adalah konsentrat lemak, mengonsumsi minyak zaitun secara teratur dalam jumlah banyak sekalipun tidak menggemukkan.

Bahkan bukannya tidak mungkin Anda justru meraih berat badan ideal di penghujung hari sebagai efek dari khasiat minyak zaitun untuk kesehatan tubuh. Sejumlah penelitian telah menghubungkan pola diet Mediterania, yang kaya akan minyak zaitun, dengan efek penurunan berat badan yang tidak main-main.

Sebuah studi lainnya yang mengamati lebih dari 180 mahasiswa di Spanyol selama 3 tahun, mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah besar meningkatkan kadar antioksidan dalam darah, dan menyebabkan penurunan berat badan.

12. Menekan resiko diabetes tipe 2


Peradangan dalam tubuh diduga kuat sebagai dalang di balik beragam penyakit kronis. Ini termasuk kanker, penyakit jantung, sindrom metabolik, Alzheimer, arthritis, obesitas, degenerasi makular, hingga diabetes.

Khasiat minyak zaitun untuk beragam penyakit ini didapat dengan mengurangi peradangan, berkat kandungan antioksidannya — terutama oleocanthal, yang bekerja mirip obat ibuprofen. Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa kandungan oleocanthal dalam 3,5 sendok makan minyak zaitun extra virgin sama efektifnya dengan 10% dari dosis ibuprofen untuk orang dewasa.

Beberapa penelitian telah melaporkan adanya khasiat minyak zaitun terhadap pengendalian gula darah dan juga sensitivitas insulin yang lebih baik. Diet Mediterania bahkan dilaporkan mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga lebih dari 40 persen.

13. Mengobati rematik


Rematik (rheumatoid arthritis) adalah penyakit autoimun yang memunculkan gejala nyeri sendi berulang. Manfaat minyak zaitun nyatanya juga dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan sendi akibat rematik. Khasiat minyak zaitun ini akan berlipat ganda jika dikombinasikan dengan konsumsi minyak ikan, sumber asam lemak omega-3 yang dapat menangkal peradangan dalam tubuh.

Dalam sebuah penelitian, kombinasi minyak buah zaitun dan minyak ikan dapat sangat mengurangi nyeri sendi, kekakuan kepalan tangan, dan sendi ngilu di pagi hari pada orang-orang yang mengidap rematik.

14. Membersihkan usus


Tidak hanya mengandung antioksidan yang dapat mencegah dan/atau mengurangi risiko penyakit kronis, minyak zaitun juga memiliki sifat antibakteri yang bisa menghambat atau membunuh kuman penyebab penyakit. Salah satunya adalah Helicobacter pylori, bakteri penghuni usus manusia yang dapat menyebabkan ulkus lambung dan kanker perut.

Sebuah studi pada manusia menunjukkan bahwa 30 gram minyak zaitun extra virgin dapat menghilangkan infeksi Helicobacter pylori pada 10-40% orang dalam waktu 2 minggu. Penelitian tabung percobaan menunjukkan bahwa minyak zaitun extra virgin efektif membunuh delapan strain bakteri H.pylori, tiga di antaranya resisten terhadap antibiotik.

15. Mencegah osteopororis


Selain berbagai manfaat minyak zaitun yang sudah disebutkan di atas, nyatanya minyak ini juga memiliki manfaat untuk tulang. Pasalnya hingga sampai saat ini semakin banyak bukti medis yang melaporkan bahwa asupan minyak zaitun rutin dapat meningkatkan jumlah kalsium dalam darah, yang dapat berdampak baik pada kesehatan dan kepadatan tulang sehingga dapat membantu mencegah risiko osteoporosis.

16. Mengatasi kulit bermasalah


Salah satu khasiat minyak zaitun untuk wajah selain melembapkan kulit adalah untuk menyembuhkan kondisi kulit kering, gatal, atau iritasi kemerahan. Pasalnya, minyak zaitun mengandung oleochantal yang bisa menghilangkan rasa tidak nyaman akibat peradangan di kulit wajah.

Cara pakainya mudah. Anda hanya perlu menambahkan beberapa sendok teh minyak zaitun ke dalam bak air hangat. Anda bisa mandi dengan air zaitun tersebut atau sekadar membilas wajah sebelum tidur untuk mendapatkan khasiat minyak zaitun untuk wajah dan kulit.

17. Scrub kulit wajah


Selain bisa melembabkan dan mengatasi kulit yang gatal meradang, Anda juga dapat merasakan manfaat minyak zaitun untuk wajah dengan menjadikannya scrub. Ya, minyak ini dapat dibuat menjadi scrub wajah alami dengan menggunakan racikan minyak zaitun dan garam laut. Masker wajah alami ini khususnya sangat bermanfaat untuk tipe kulit kering dan bersisik.

Supaya dapat merasakan manfaat minyak zaitun untuk wajah, campurkan 3 sendok teh minyak buah zaitun dengan 5 sendok teh garam laut. Lalu, pijat dengan lembut di area sisi hidung dan bagian wajah lainnya yang kering. Campuran garam dan minyak bisa mengelupas sisa kulit mati yang membandel sambil meningkatkan kelembaban di wajah Anda.

18. Pembersih riasan wajah


Manfaat minyak zaitun untuk wajah ternyata tidak hanya sebatas yang disebutkan di atas. Pasalnya, minyak satu ini juga dapat dijadikan pembersih riasan wajah. Anda bisa menggunakan minyak zaitun murni sehabis memakai makeup sehari-hari dengan cara dioleskan dan dipijat lembut di wajah.

Agar Anda mendapatkan manfaat minyak zaitun untuk wajah, gunakan minyak ini sebagai pembersih riasan makeup awal di wajah Anda. Setelahnya bilas dengan handuk yang direndam air hangat. Anda juga bisa menggunakan sabun yang mengandung ekstrak zaitun supaya mendapatkan manfaat minyak zaitun untuk wajah.


Bagaimana cara memilih minyak zaitun yang bagus?


Untuk dapat meraih segala khasiat minyak zaitun di atas, tentu Anda juga memerlukan asupan minyak yang terbaik di kelasnya dan yang berkualitas tinggi. Nah sebelum membeli, ada baiknya Anda pertimbangkan sejumlah hal di bawah ini dalam mencari minyak buah zaitun terbaik di pasaran.

1. Kemasan harus berupa botol kaca gelap atau dalam kaleng

Paparan cahaya dan panas dari luar akan merusak citarasa dan komposisi minyak ini. Oleh karena itu, hindari membeli minyak ini yang dikemas dalam botol kaca bening, apalagi botol plastik. Di rumah, simpan botol minyak zaitun Anda di dalam lemari gelap, tidak lembap, terlindungi dari sinar matahari, dan jauh dari kompor.

2. Pastikan tertera label “extra virgin olive oil”

Perlu diketahui bahwa istilah “extra virgin” tidak sama dengan artian “murni”. Justru, label “murni” pada botol minyak Anda menandakan bahwa produk tersebut berkualitas rendah karena sudah melalui proses penyulingan atau bahkan refinasi.

Label “extra virgin” menandakan bahwa produk yang Anda pilih merupakan kualitas yang terbaik. Minyak zaitun extra virgin tidak melewati rentetan proses pabrik, sehingga molekul rasa dan aromanya tetap utuh.

3. Ada tanggalan kapan dipanen atau produksi dan masa kedaluwarsanya

Minyak ini, sama dengan makanan, juga punya tenggang masa pakai optimal. Cermati label dan cari tahu kapan tepatnya minyak tersebut diproduksi dan kapan masa kedaluwarsanya berakhir.

Namun perlu juga dipahami bahwa hanya karena minyak tersebut dikemas atau diproduksi di Italia, tidak berarti minyak itu berasal Italia. Minyak ini pada dasarnya bisa diproduksi dari mana saja di seluruh penjuru Mediterania — Tunisia, Spanyol, Yunani dan Turki— dan didatangkan ke Italia hanya untuk dikemas.

Semakin lama jarak waktu antara panen dan masa pengolahan, akan semakin menurun kualitas akhirnya. Pastikan Anda tidak membeli produk yang berumur lebih dari dua tahun.

4. Ada nama jelas pabriknya dan/atau perkebunan tempat panennya

Produsen minyak kecil yang memanen dan memproduksi minyak zaitunnya sendiri seringnya akan melampirkan nama perkebunan mereka di label kemasan. Meski Anda bahkan tidak tahu cara mengeja perkebunan dan daerah asalnya, tidak masalah. Pencantuman nama perkebunan di label merupakan jaminan tanda kualitas, ungkap Nicholas Coleman, spesialis minyak zaitun di Eataly, dilansir dari Real Simple.

Akan lebih bagus lagi jika ada segel atau cap resmi yang menunjukkan bahwa minyak berasal dari suatu wilayah yang mengkhususkan diri dalam produksi minyak, seperti PDO (cap resmi European Union’s official Protected Designation of Origin) atau DOP (segel serupa dari Italia).

5. Organik lebih baik

Pastikan ada label organik dari USDA atau BPOM, yang menandakan bahwa setidaknya 95 persen minyak zaitun ini dibuat dari buah zaitun yang tumbuh alami tanpa penggunaan pestisida atau pupuk sintetik.

Jikapun produk pilihan Anda tidak mencantumkan label organik, jangan panik dulu. Banyak produsen minyak buah zaitun kecil yang berkualitas tinggi tidak mampu membayar royalti sertifikat label organik dari pemerintah setempatnya.

6. Cicip dan baui wanginya

Pada dasarnya, warna minyak zaitun bisa bervariasi, tergantung dari banyak hal seperti jenis buah zaitun yang dipakai dan di usia kematangan berapa buah diolah. Namun, semakin panjang perjalanan yang dibutuhkan untuk minyak zaitun mencapai suatu tempat, semakin bertambah pula usianya.

Itu sebabnya banyak minyak impor yang memiliki rasa atau bau tengik. Jika Anda menggunakan minyak zaitun untuk wajah atau kesehatan Anda, menelan sesendok makan minyak tengik tidak akan memberikan banyak manfaat.

Yang ada, perubahan citarasa ini justru akan berdampak negatif pada tubuh karena membentuk radikal bebas dan kadar antioksidan tertentu (termasuk asam lemak dan vitamin B kompleks) juga ikut menguap.

Oleh karena itu, cium bau dan cicipi rasanya ketika anda sudah sampai di rumah. Idealnya, minyak buah zaitun yang berkualitas baik tidak menghasilkan bau anyir atau rasa aneh yang tidak sedap, misalnya seperti bau kaos kaki basah atau selai kacang basi. Bau dan rasa minyak zaitun yang baik seharusnya segar.


Sumber : 

https://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_zaitun

https://jovee.id/kandungan-minyak-zaitun-dan-manfaatnya/

https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-minyak-zaitun-kesehatan/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKSESORIS KALUNG DAN GELANG